Ini Penjelasan Kabag Umum Setda Bolmong Soal Anggaran Perawatan Asbog

BOLMONG—Refocusing pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), untuk penanganan dampak covid-19 dilakukan oleh seluruh pemerintah daerah.

Tidak terkecuali Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Di tahun 2020, puluhan miliar anggaran di refocusing untuk menanggulangi dampak dari penyebaran dan pembatasan sosial yang dialami masyarakat.

Tahun 2021 ini pemerintah pusat kembali mewajibkan pemerintah daerah melakukan hal yang sama. Dimana  refocusing anggaran sebesar 8 persen di setiap Organisasi perangkat Daerah (OPD).

Tentunya, hal ini sangat berdampak di sejumlah kegiatan pembangunan yang sudah direncanakan. Salah satunya, kegiatan perawatan Asrama Bogani (Asbog).

Menurut Kepala Bagian (Kabag) Umum, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bolmong, Hendra Hamim, keterbatasan anggaran dan kunjungan menjadi kendala Pemkab Bolmong melakukan perawatan Asrama Mahasiswa.

“Tahun lalu ada refocusing anggaran dan berlanjut di tahun ini. Pandemi belum diketahui berakhir kapan. Ini jadi kendala kami untuk memperbaiki Asrama Bogani. Selain itu, kami juga tidak bisa bebas berpergian ke luar daerah, sehingga memang untuk pekerjaan di luar daerah ditunda,” ujarnya.

“Sebenarnya jadwal untuk perawatan tahun ini, tapi masih ada refocusing. Apa lagi untuk perawatan tidak bisa hanya dilakukan untuk satu Asrama, jelas harus semua kita perbaiki. Disamping itu saat perawatan kami juga harus melakukan pengawasan secara langsung,” ungkapnya.

Meski demikian, ia mengatakan, akan berusaha menganggarkannya pada APBD Perubahan.

“Kami akan berusaha untuk APBD Perubahan tahun 2021ini, bisa dianggaran pemeliharaan.” tandasnya.

Sekedar informasi, melalui akun fecebook  bernama Ilham Bonde, diposting foto Asrama Bogani yang terletak di Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo. Dalam postingan itu, ia memberi keterangan bangunan (Asrama) sudah cukup tua dan layak diperbaiki.

(*)

Komentar