Program Anak Asuh Pemda Boltim Masuk Tahapan Verifikasi

BolmongNews.com, Boltim— Sebanyak 276 mahasiswa se-Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang mengajukan permohonan untuk diakomodir dalam program anak asuh tahun 2019, saat ini tengah dalam proses verifikasi kelengkapan berkas oleh Bidang PPKD, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Boltim.

Kepala BPKPD Boltim Oskar Manoppo SE MM mengatakan, pada tahun anggaran 2019 Pemda Boltim telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 2,5 miliar untuk 500 mahasiswa kurang mampu.

“Tahun ini kita target 500 mahasiswa kurang mampu. Yang telah mengajukan permohonan baru 276 mahasiswa dan sedang dilakukan verifikasi,” ujar Oskar, Selasa (02/07/2019).

Kata Oskar, bagi mahasiswa Boltim agar segera mengajukan permohonannya agar dapat terakomodir dalam program anak asuh mulai tahun 2019.

“Sejauh ini kami masih menerima proposal permohonan yang masuk dan diharapkan bagi mahasiswa baik semester satu maupun akhir agar segera mengajukan,” pinta Oskar.

Oskar pun menghimbau agar pemerintah desa tidak mengakomodir dengan mengeluarkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) kepada mahasiswa yang masuk kategori mampu.

“Diharapkan agar mahasiswa yang akan dibantu benar membutuhkan bantuan, sebab program anak asuh peruntukannya bagi keluarga tidak mampu,” ucapnya.

Sebelumnya, Bupati Boltim Sehan Salim Landjar SH mengatakan, bahwa di dua tahun terakhir kepemimpinannya akan memprioritaskan program bantuan studi melalui program anak asuh.

Katanya, setiap mahasiswa akan dijamin oleh pemda terkait penyelesaian studi mulai semester 1 sampai dengan semester 8 akhir.

“Jadi tak hanya penyelesaian akhir, tapi saat mereka masuk akademisi. Mulai tahun 2019, mahasiswa tidak mampu akan diakomodir pembiayaannya oleh Pemda Boltim,” jelas Bupati. (Lee)

Komentar