Bupati Bolmong Ingatkan Warga Waspadai Cuaca Ekstrem

BOLMONG Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow mengingatkan warganya, agar dapat mewaspadai cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir ini, di wilayah Kabupaten Bolmong.

Menurut Bupati, dalam keterangan rilis resmi yang diterima media ini, berdasarkan prakiraan cuaca berbasis dampak hujan lebat di Indonesia, kondisi ini dipengaruhi oleh fenomena badai La Nina yang sebelumnya telah diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Dengan kondisi cuaca yang saat ini masih melanda Kabupaten Bolmong, Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow ikut mengimbau, agar warga yang bermukim di dekat lokasi-lokasi rawan bencana, untuk selalu siaga dan waspada.

“Terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah pesisir pantai, bantaran sungai atau tebing yang berpotensi banjir, longsor, banjir bandang, angin puting beliung, badai tropis dan gelombang tinggi,” imbau Yasti, Rabu (08/12).

Apalagi Kabupaten Bolmong beberapa terakhir ini, dilanda hujan lebat, sehingga mengakibatkan bencana tanah longsor.

Akibat adanya bencana tanah lonsor yang terjadi, jalur lalu lintas Trans Amurang, Kotamobagu, Dumoga (AKD), tepatnya di desa Komangaan kecamatan Bolaang, Selasa (7/12) kemarin, menyebabkan antrian panjang kendaraan yang hendak melintas.

Diketahui saat ini, Rabu (8/12), proses pembersihan material longsor masih terus dilakukan dengan menggunakan alat berat jenis excavator, sehingga lalu lintas penghubung jalur Trans AKD yang sebelumnya lumpuh total, kini sudah bisa dilalui. Namun masih menggunakan sistem buka tutup jalan.

Adapun data yang diperoleh media ini, total ada 14 desa yang terendam banjir dan banjir rob, diantaranya adalah Kecamatan Lolak yakni Desa Motabang dilanda banjir, sedangkan banjir rob, di desa Mongkoinit, desa Tandu, desa Diat dan desa Solog.

Sementara Kecamatan Sangtombolang terjadi banjir rob, di Desa Maelang. Untuk Kecamatan Bolaang, di Desa Bangomolunow serta Solimandungan I.

Kemudian di Kecamatan Bolaang Timur, terjadi di Desa Ambang I, Ambang II, Lolan, Lolan II dan Desa Bantik. Sedangkan untuk Kecamatan Poigar terjadi di Desa Nonapan Baru yakni banjir rob.

 

(Yudi Paputungan)

Komentar