BNews, ASAHAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan Provinsi Sumatera Utara melakukan pelatihan penasaran digital kepada sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Senin (13/3/2023).
Pelatihan tersebut dibuka Bupati Asahan yang diwakili Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan Dra. Meilina Siregar, M.Si, di Aula Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Penanggung jawab kegiatan Budiman mengatakan kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari
Dimana tujuannya untuk meningkatkan kemampuan para UMKM dalam berbisnis.
“Para peserta akan diberi ilmu dan wawasan terkait dasar – dasar kewirausahaan yang nantinya dapat digunakan untuk mengembangkan usaha yang dimiliki,” katanya.
Budiman juga berharap dengan kegiatan ini para peserta UMKM dapat menjangkau pelanggan lebih luas.
“Praktek terbaik dari digital marketing itu kita berikan kepada masyarakat khusunya UMKM kisaran agar bisa merasakan atau kemampuan berbisnis secara online,” ujarnya.
Dia juga berharap pelatihan ini dapat menjadi momentum kebangkitan bagi calon pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul di era revolusi Industri 4.0
Sementara itu, Kadis Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan Dra. Meilina Siregar, M.Si mengatakan seiring berjalannya teknologi, kebutuhan dan cara manusia dalam melakukan suatu hal berubah, termasuk pada teknik pemasaran.
“Jika dahulu cara pemasaran dilakukan dengan konvensional seperti menyebar selebaran, memasang iklan di televisi atau radio dan sejenisnya, sekarang proses pemasaran sudah memasuki fase baru yang memanfaatkan teknologi melalui pemasaran digital atau digital marketing,” terangnya.
Meiliani berharap seluruh peserta dapat mengikutinya dalam sungguh sungguh.
“Sehingga tercapai perilaku UMKM yang berkualitas terutama berbasis pemasaran digital agar mendukung pembangunan daerah Kabupaten Asahan,” pungkasnya.
Turut hadir Kepala Dinas Ketenagakerjaan, mewakili Kadis Kominfo, Mewakili Dinas Kopdag dan para peserta pelatihan, UPT Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia.
Reporter: Anggi Lubis
Komentar