Makam Leluhur Bolaang Mongondow Diduga Dijarah

KOTAMOBAGU—Makam Abo’ Tadohe salah satu leluhur Bolaang Mongondow yang berada di bukit Kansil wilayah perkebunan Kelurahan Upai Kecamatan Kotamobagu Utara, diduga dijarah.

Pantauan media, terdapat bekas lubang galian yang tak jauh dari makam. Lubang itu berukuran kurang lebih 1 meter.

Berdasarkan penuturan warga setempat, dugaan penjarahan di lokasi makam ayah kandung dari Datu Binangkang atau Loloda Mokoagow itu, juga pernah terjadi beberapa tahun yang lalu.

“Kejadian ini untuk yang kedua kali, sebelumnya pernah terjadi juga kira-kira dua tahun lalu. Bahkan yang lalu digali di makam,” ungkap Darwis Ibrahim pemilik kebun lokasi tempat pemakaman tersebut, Selasa (6/4).

Terpisah, Budayawan Bolmong Chairun Mokoginta sangat menyayangkan aksi tersebut.

“Jika benar bahwa ini dilakukan oleh oknum untuk mencari sesuatu di makam leluhur, maka saya secara pribadi mengutuk perbuatan itu. Itu perbuatan biadab,” ujarnya.

Hal yang sama disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotamobagu, Anki Taurina Mokoginta.

“Kami mengutuk tindakan itu jika itu sengaja digali,” katanya.

Selain itu, ia menegaskan, akan menyurat ke Pemerintah Kelurahan Upai, untuk membantu mengawasi situs-situs yang diduga sebagai cagar budaya.

“Kami akan segera menyurati pemerintah setempat. Kami juga saat ini sedang mempersiapkan semua unsur yang akan membantu kami untuk menetapkan cagar budaya itu, biar ada kekuatan hukum. Sehingga nanti para pelaku-pelaku kasus seperti ini jika terjadi kembali, akan ada tindakan hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku. Namun hari ini, kami minta bantuan pemerintah setempat untuk memberikan peringatan dan juga memelihara situs yang diduga cagar budaya tersebut,” tegasnya.

(Laras Dondo / Erwin Makalunsenge)

Komentar