oleh

Terkait Pengumpulan Dana Mobil Ambulance, ini Penjelasan Ketua Panitia

BolmongNews.com, Kotamobagu–Polemik dana swadaya masyarakat Kelurahan Gogagoman Kecamatan Kotamobagu Barat Tahun 2005 untuk pembelian mobil ambulance,  menuai tanggapan dari ketua panitia pengumpulan dana,  Gunawan Lombu.

Ia mengaku merasa terusik dengan mencuatnya masalah tersebut.

Lombu mengaku meski dia adalah ketua panitia, namun tak mengetahui dan tak ikut campur dalam penagihan dana ke masyarakat.

“Saya merasa tidak difungsikan sebagai ketua panitia, mungkin saja saya ditunjuk sebagai ketua panitia karena saya dianggap sebagai tokoh masyarakat Gogagoman,” ungkap Lombu.

Sepengetahuan Lombu, urusan tagih menagih adalah urusan sekretaris, bendahara dan kepala-kepala lingkungan sebagai penagih kepada masyarakat disetiap lingkungan.

“Prosedurnya kan setelah uang terkumpul, disetor ke bendahara selanjutnya dilaporkan ke ketua. Tapi itu tidak dilakukan oleh panitia di bawah. Saya sebagai ketua panitia tak tahu menahu berapa jumlah dana terkumpul dan uangnya dikemanakan,” beber Lombu.

Yang Ia tahu kata Lombu, proses penagihan dilakukan selama lima bulan.

“Nah, penagih yang ditugaskan saat itu yakni kepala-kepala lingkungan,” katanya.

Sehingga kata Lombu dengan berpolemiknya persoalan tersebut dirinya berencana akan menanyakan ke Sekretaris, bendahara dan panitia lainnya.

Sebagaimana dikabarkan sebelumnya,  Lurah Gogagoman, Hendra Manoppo mengaku, telah dipanggil pihak Polres Kotamobagu, beberapa waktu lalu.

“Tanggal 24 Januari saya mendapat surat panggilan dari penyidik Polres Kotamobagu terkait persoalan ini, tapi saya sedang bertugas di luar daerah,” ungkap Manoppo, Rabu (13/2/2019).

Manoppo menjelaskan, jika nantinya penyidik Polres melakukan pemanggilan kembali, tentu ia akan menghadiri panggilan tersebut untuk memberikan keterangan.

“Saya tentu menunggu surat panggilan yang kedua untuk memberikan keterangan ke pihak penyidik,” jelasnya.

Dirinya berharap, masalah tersebut segera diselesaikan. “Terkait persoalan ambulance yang ada di Kelurahan Gogagoman, sebagai Lurah yang baru tentu saya berharap polemik ini cepat selesai,” harapnya. (tn/ewin)

Komentar