Budidaya Kakao, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Petani

BolmongNews.com, Kotamobagu–Tanaman coklat atau kakao saat ini menjadi fokus pengembangan oleh pemerintah. Terdapat beberapa petani di Kotamobagu yang saat ini tengah mengembangkan komoditi tersebut.

Ketua Kelompok Tani Kelurahan Upai, Darwis Ibrahim,  mengatakan,  salah satu komoditas unggulan yang memiliki prospek yang baik dalam meningkatkan ekonomi para petani adalah kakao.

“Selain cocok dengan iklim di Kota Kotamobagu, prospek kakao ini sangat baik. Sekarang ini hampir rata-rata petani memiliki tanaman kakao,” ungkap Darwis,  Senin (28/1/2019).

Menurutnya,  tanaman kakao yang dikembangkan para petani bervariasi.

“Coklat yang kami kembangkan adalah jenis Sulawesi A, pengembangan dengan cara cangkok atau sambung pucuk. Biasanya dengan cara seperti ini buahnya lebih besar dan berkualitas, belum lagi masa panennya lebih cepat dari coklat lokal,” ujarnya.

Selain itu, buah kakao jenis ini bisa dipanen hingga empat kali dalam sebulan. Sehingga banyak petani yang beralih.

“Sudah banyak petani yang menggarap tanaman ini, pendapatannya cukup bagus. Jika ditanam dari biji, biasanya dalam jangka dua tahun sudah bisa dipanen sedangkan dalam satu bulan itu bisa empat kali dipanen,” katanya.

Sementara itu, Dinas Perikanan, Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) mendorong penuh pengembangan komoditi tanaman tersebut.

“Tentu ini adalah tanaman yang bagus untuk dikembangkan guna meningkatkan hasil pertanian dan ekonomi para petani, sehingga pemerintah terus melakukan dorongan dengan memberikan beberapa bantuan dan fasilitas para petani,” kata Kepala Dinas Pertanian Kotamobagu, Muljadi Suratinojo.

Menurutnya, sudah banyak warga Kotamobagu khususnya petani yang beralih ke tanaman ini.

“Coklat mempunyai prospek yang bagus untuk dikembangkan, selain buahnya bisa dipanen empat kali dalam satu bulan, juga harga pasarnya yang cukup baik dan menguntungkan,” tambahnya. (ewin)

Komentar