oleh

Pileg 2019 Perempuan Harus Bangkit

BOLMONGNEWS POLITIK—Pemilihan legislatif (Pileg) 2019 menjadi momentum bagi kebangkitan kaum perempuan dalam kancah politik. Namun, momen itu bisa berlalu, jika partai politik tidak menyiapkan kader perempuan sejak dini dan kader perempuan yang berkualitas.

Kuota 30 persen untuk keterwakilan perempuan, tidak hanya sebatas pemenuhan syarat dalam pengisian line up bakal calon anggota legsilatif (Bacaleg). Akan tetapi, benar-benar merupakan representasi kaum perempuan yang menjadi harapan dalam pengisian kursi parlemen.

“Kalau secara kuota 30 persen pada pemilihan memang terpenuhi, tapi keterwakilan yang terpilih sangat kecil. Yang perlu ditekankan dan menjadi tanggungjawab saat ini bagaimana perolehan suara kursi perempuan di DPRD ini meningkat,” kata Inka Laoh, warga Kelurahan Upai Kecamatan Kotamobagu Utara, Selasa (17/7/2018).

Menurut wanita kelahiran 22 tahun silam ini, peran perempuan harus diutamakan dalam pengisian kursi DPRD. Di Kota Kotamobagu pada tahun 2014 perempuan hanya mampu mendapatkan 3 kursi. Tentunya hal ini menjadi bahan evaluasi bagi kaum perempuan.

“Setidaknya kaum perempuan mampu membawa perubahan dengan melahirkan kebijakan-kebijakan yang responsif gender ketika berada dalam posisi pengambilan keputusan di kursi parlemen,” ujarnya.

Lanjutnya, upaya untuk memperkuat partisipasi politik perempuan harus ditempatkan pada porsi yang lebih baik.

“Inti demokrasi adalah upaya menjamin kesetaraan politik bagi seluruh warga, tak terkecuali kaum perempuan. Yang terjadi selama ini kaum perempuan hanya dijadikan sebagai pelengkap saja. Dan ini yang terjadi pada pemilu 2014 lalu di Kotamobagu, keterwakilan perempuan hanya tiga orang saja di DPRD. Sehingga itu, diharapkan kepada seluruh kaum perempuan di Kota Kotamobagu mari kita bangkit sama-sama untuk menambah lagi kaum perempuan di kursi DPRD pada pemilihan legislatif 2019 mendatang, jika perlu rebut kursi Ketua DPRD Kota Kotamobagu,” tutup Inka yang pernah bekerja di salah satu media di Provinsi Kaltim itu. (tr-01/ewin)

 

Komentar