oleh

Ale Kembangkan Bibit Kakao Sambung Pucuk Untuk Petani

BolmongNews.com, Kotamobagu–Upaya perbanyakan bibit tanaman kakao sambung pucuk yang dilakukan salah satu warga Kopandakan 1 (Satu)  Kecamatan Kotamobagu Selatan, patut diapreseasi.

Adalah M Ihksan Marasabessy ST atau akrab disapa Ale. Alumni Fakultas Teknik Industri Universitas Muhamadiyah Jakarta (UMJ)  itu, kini memiliki ribuan anakan bibit tanaman kakao hasil persemaian yang dilakukannya sendiri.

Hal tersebut tentunya bisa menjadi inspirasi bagi para petani di Kota Kotamobagu. Bahwa,  untuk mendapatkan bibit tanaman bisa dilakukan sendiri tanpa mengharapkan bantuan program ataupun harus dibeli.

Tak hanya itu, keseriusan Ale dalam mengelolah persemaian bibit kakao ini sebagai sebuah cerminan bagi petani untuk cara meningkatkan kualitas sebuah tanaman agar bernilai ekonomis tinggi dan mendaptkan produksi yang lebih baik lagi.

“Tanaman kakao sekarang ini menjadi salah satu tanaman unggulan masyarakat khususnya petani. Tapi pada umumnya,  bibit kakao yang ditanam hampir rata-rata bibit kakao biasa. Sehingga saya mencoba melakukan pembuatan pembibitan kakao sambung ini, ” ungkapnya,  Kamis (6/12/2018).

Menurutnya, bibit kakao sebanyak kurang lebih 5000 anakan itu, nantinya akan dibagikan untuk membantu para warga. Khususnya bagi para petani yang berada diwilayah Kecamatan Kotamobagu Selatan.

“Bibit tanaman kakao ini nantinya saya bagikan kepada para petani yang tentunya memiliki lahan untuk ditanami. Saya berharap tanaman kakao ini bisa membantu para petani dan nantinya juga bisa dikembangkan lagi,  karena bibit yang saya bagikan ini terbatas jumlahnya,” ujarnya.

Menariknya, ternyata pembibitan kakao sambung milik suami Suhartien Tegela itu,  sudah cukup populer di kalangan petani kakao. Tidak hanya dari desanya, namun juga dari desa-desa tetangga.

“Sudah beberaps orang yang dari desa tetangga berkunjung ke tempat pembibitan. Mereka datang melihat langsung proses perlakuan pembuatan bibit. Ada juga yang ingin membeli,  tapi bibit itu tidak dijual, hanya dibagikan saja kepada petani, ” ungkap Suhartien,  Kamis (6/12/2018) siang tadi.

Diketahui,  bibit tanaman kakao sambung jika dijual, saat ini dibeberapa tempat per pohon Rp15 Ribu.  (ewin).

Komentar