Pengamanan Lebaran Dimulai, Polres Bolsel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Samrat 2026

BNews, BOLSEL — Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, jajaran Polres Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Samrat 2026, sebagai bentuk kesiapan dalam mengamankan rangkaian kegiatan masyarakat selama bulan suci Ramadan hingga puncak perayaan Lebaran.

Apel gelar pasukan tersebut dilaksanakan di halaman Mapolres Bolsel dan dipimpin langsung oleh Kapolres Bolsel AKBP Kuntadi Budi Pranoto.

Turut hadir mendampingi, Asisten I Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan Alsyafri Kadullah, yang mewakili Bupati Bolsel, serta unsur Forkopimda dan pimpinan instansi terkait.

Kegiatan ini diikuti oleh personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, PLN, tenaga kesehatan, serta sejumlah instansi lainnya yang akan terlibat langsung dalam pelaksanaan pengamanan selama Operasi Ketupat Samrat 2026.

Pelaksanaan apel tersebut bertujuan untuk melakukan pengecekan kesiapan personel, sarana dan prasarana pendukung, serta memastikan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pengamanan telah siap menjalankan tugas dengan baik dan maksimal.

Dalam amanatnya, Kapolres Bolsel AKBP Kuntadi Budi Pranoto menyampaikan, bahwa Operasi Ketupat Samrat merupakan operasi kepolisian terpusat yang rutin dilaksanakan setiap tahun menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Menurutnya, operasi ini menjadi bagian penting dari upaya negara dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah Ramadan maupun yang akan merayakan Idul Fitri, termasuk masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun arus balik.

“Operasi Ketupat Samrat merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat selama rangkaian perayaan Idul Fitri,” ujar Kapolres dalam amanatnya.

Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan operasi tersebut aparat keamanan akan memfokuskan pengamanan di sejumlah titik strategis seperti tempat ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, serta jalur-jalur utama yang berpotensi mengalami peningkatan arus lalu lintas selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

Selain itu, personel yang terlibat juga akan melakukan pengamanan terhadap berbagai kegiatan masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri, termasuk kegiatan ibadah, aktivitas ekonomi masyarakat, hingga mobilitas warga yang meningkat menjelang Lebaran.

Kapolres juga menekankan pentingnya sinergitas dan koordinasi antara seluruh instansi yang terlibat dalam operasi tersebut agar pengamanan dapat berjalan secara optimal.

Menurutnya, keberhasilan pengamanan tidak hanya bergantung pada aparat kepolisian semata, tetapi juga membutuhkan dukungan dari berbagai unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, serta partisipasi aktif masyarakat.

“Sinergitas lintas sektoral menjadi kunci utama dalam keberhasilan operasi ini. Oleh karena itu, seluruh personel diharapkan dapat bekerja sama dengan baik, menjalankan tugas secara profesional, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan melalui Asisten I Alsyafri Kadullah menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Samrat 2026 yang digelar oleh Polres Bolsel.

Pemerintah daerah, kata dia, siap bersinergi bersama aparat keamanan dan seluruh instansi terkait guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri.

“Kami berharap melalui operasi ini masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan penuh khidmat,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, dilakukan pengecekan barisan pasukan serta sarana dan prasarana pendukung operasi yang akan digunakan dalam pengamanan selama masa Operasi Ketupat Samrat 2026.

Polres Bolsel juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga keamanan lingkungan,

Reporter: Wawan Dentaw

Komentar