Gaji ASN Cair Awal Tahun, Pemkab Bolsel Tegaskan Komitmen Disiplin Anggaran dan Pelayanan Publik

BNews, BOLSEL — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) mulai menyalurkan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Senin, 5 Januari 2026.

Kebijakan ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kepastian hak pegawai sekaligus memastikan roda pelayanan publik tetap berjalan optimal sejak awal tahun anggaran.

Penyaluran gaji dilakukan sesuai arahan langsung Bupati Bolsel H. Iskandar Kamaru, dan Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid.

Keduanya menekankan pentingnya ketepatan waktu pembayaran sebagai bagian dari tata kelola keuangan daerah yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Proses pencairan gaji dilaksanakan melalui mekanisme keuangan resmi pemerintah daerah dan langsung ditransfer ke rekening masing-masing ASN.

Dengan sistem ini, diharapkan proses penyaluran berjalan lebih cepat, aman, dan meminimalisir potensi keterlambatan maupun kesalahan administrasi.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Bolsel, Lasya Mamonto, S.Pt., M.E., menjelaskan bahwa seluruh tahapan administrasi telah dipersiapkan sejak akhir tahun anggaran sebelumnya.

Mulai dari penyesuaian dokumen pelaksanaan anggaran, verifikasi data pegawai, hingga kesiapan sistem perbankan telah melalui proses pengecekan berlapis.

“Pemerintah daerah memastikan seluruh dokumen dan proses keuangan dipersiapkan dengan baik agar pembayaran gaji ASN berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai regulasi yang berlaku,” ujar Lasya.

Ia menambahkan, ketepatan waktu pembayaran gaji tidak hanya menyangkut hak pegawai, tetapi juga berdampak langsung pada stabilitas ekonomi daerah.

Perputaran uang dari belanja pegawai diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di awal tahun.

“Kebijakan ini juga menunjukkan disiplin pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pengelolaan keuangan serta konsistensi dalam perencanaan anggaran,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Bolsel, Arvan Ohy, mengingatkan bahwa pencairan gaji di awal tahun harus diimbangi dengan peningkatan kinerja aparatur.

Ia mengimbau seluruh ASN agar terus memperkuat profesionalisme, disiplin kerja, serta tanggung jawab dalam melayani masyarakat.

“Tahun 2026 ini seluruh pelayanan publik harus ditingkatkan secara prima. ASN harus menjadi contoh dalam etos kerja, integritas, dan komitmen melayani,” pungkasnya.

Reporter: Wawan Dentaw

Komentar