Apel Kerja Perdana 2026, Bupati Bolsel Tekankan Peningkatan Layanan RSUD dan Perlindungan Pekerja Rentan

BNews, BOLSEL — Mengawali Tahun Anggaran 2026, jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) melaksanakan Apel Kerja Perdana yang dipimpin langsung oleh Bupati H. Iskandar Kamaru.

Kegiatan tersebut berlangsung di Alun-alun Molibagu, Kecamatan Bolaang Uki, pada Senin (05/01/2026), dan diikuti oleh unsur pimpinan daerah, ASN, PPPK, serta tenaga kontrak di lingkungan Pemkab Bolsel.

Apel kerja perdana ini menjadi momentum awal bagi pemerintah daerah untuk menegaskan arah kebijakan, komitmen pelayanan, serta peningkatan kinerja aparatur di tahun anggaran yang baru.

Dalam amanatnya, Bupati menekankan pentingnya disiplin, profesionalisme, serta semangat melayani sebagai fondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan.

Bupati menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian pembangunan yang berhasil diraih Pemkab Bolsel sepanjang tahun sebelumnya.

Salah satunya rampungnya pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bolsel.

Ia menyebut kehadiran RSUD tersebut sebagai tonggak penting dalam peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat.

“RSUD Bolsel sudah selesai dibangun. Ini adalah kebanggaan kita bersama. Namun yang paling penting adalah bagaimana pelayanan di dalamnya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Bupati.

Sejalan dengan itu, Bupati meminta seluruh tenaga kesehatan (nakes) untuk terus meningkatkan standar pelayanan, kebersihan, dan kenyamanan di RSUD Bolsel.

Menurutnya, fasilitas yang baik harus diiringi dengan kualitas pelayanan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

“Pelayanan kesehatan tidak hanya soal gedung yang megah, tetapi bagaimana masyarakat merasa dilayani dengan baik, nyaman, dan aman,” tegasnya.

Selain sektor kesehatan, Bupati Iskandar Kamaru juga menyoroti capaian di bidang jaminan sosial ketenagakerjaan.

Ia mengungkapkan bahwa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan di Bolsel mengalami peningkatan signifikan, yakni bertambah sekitar 3.000 orang.

Dengan penambahan tersebut, total pekerja rentan yang telah terlindungi melalui program BPJS Ketenagakerjaan kini mencapai sekitar 18.000 orang.

Dirinya menilai capaian ini sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat, khususnya kelompok pekerja nonformal dan rentan risiko.

“Ini adalah wujud kepedulian pemerintah daerah dalam melindungi pekerja rentan. Kita ingin memastikan mereka memiliki jaminan sosial sebagai perlindungan dasar,” ungkapnya.

Di akhir amanatnya, Bupati mengajak seluruh jajaran Pemkab Bolsel untuk menjadikan awal tahun 2026 sebagai momentum memperkuat sinergi, meningkatkan kinerja, serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh komitmen dan kerja bersama seluruh aparatur pemerintah.

Reporter: Wawan Dentaw

Komentar