Apel Kerja Perdana 2026, Bupati Bolsel Tegaskan Komitmen Perkuat Layanan Pendidikan

BNews, BOLSEL — Mengawali Tahun Anggaran 2026, jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) melaksanakan Apel Kerja Perdana yang dipimpin langsung oleh Bupati H. Iskandar Kamaru.

Kegiatan tersebut berlangsung di Alun-alun Molibagu, Kecamatan Bolaang Uki, pada Senin (5/1/2026), dan diikuti oleh unsur pimpinan daerah, ASN, PPPK, serta tenaga kontrak di lingkungan Pemkab Bolsel.

Apel kerja perdana ini menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah di tahun anggaran 2026.

Dalam amanatnya, Bupati Iskandar Kamaru menekankan pentingnya disiplin, sinergi, serta peningkatan kinerja aparatur pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Salah satu fokus utama yang disampaikan Bupati adalah sektor pendidikan.

Ia memastikan bahwa Pemkab Bolsel akan terus berkomitmen menghadirkan akses pendidikan yang merata dan berkualitas, khususnya bagi anak-anak usia dini hingga jenjang pendidikan menengah pertama.

“Di bidang pendidikan, pemerintah daerah memastikan pembagian seragam sekolah lengkap untuk anak-anak PAUD dan Sekolah Dasar. Ini adalah bentuk perhatian kita agar anak-anak dapat belajar dengan nyaman dan tanpa beban tambahan bagi orang tua,” ujar Bupati.

Selain itu, kata dia Pemkab Bolsel juga mengalokasikan bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Bantuan tersebut berupa buku tulis dan tas sekolah, yang diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar-mengajar serta meringankan beban ekonomi keluarga.

Bupati menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menekan angka putus sekolah serta meningkatkan motivasi belajar peserta didik.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar pendidikan menjadi langkah awal dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang daerah. Kita ingin memastikan tidak ada anak yang tertinggal hanya karena keterbatasan perlengkapan sekolah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Iskandar Kamaru menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk memastikan penyaluran bantuan pendidikan tersebut berjalan tepat sasaran, transparan, dan tepat waktu.

Ia juga meminta agar kualitas bantuan yang diberikan benar-benar layak dan bermanfaat bagi para siswa.

Pemerintah daerah berharap seluruh jajaran dapat bekerja lebih fokus, responsif, dan berorientasi pada hasil, sehingga berbagai program prioritas, khususnya di sektor pendidikan, dapat terlaksana dengan baik sepanjang tahun 2026.

“Melalui langkah ini, kami Pememerintah Daerah terus komitmennya untuk terus memperkuat pelayanan publik dan membangun fondasi sumber daya manusia yang berkualitas,” pungkasnya.

Reporter: Wawan Dentaw

Komentar