Sekda Tahlis Buka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Forum Anak Daerah

BOLMONG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Tahlis Gallang membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Penigkatan Kapasitas Forum Anak Daerah sebagai Pelopor dan Pelapor.

Dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes) covid-19, kegiatan tersebut digelar di Café Transit Inobonto, Bolmong, Jumat (22/10).

Adapun pelatihan ini dilaksanakan sebagai bagian dari pencegahan kekerasan bagi anak yang terus terjadi. Sehingga, upaya pencegahan terus dilakukan Instansi teknis salah satunya dengan menyiapkan anak-anak menjadi pelopor dan pelapor.

“Tentu secara nasional hingga daerah kegiatan ini sangat baik dan positif,” ucap Tahlis saat memberikan arahan dan sambutan pemerintah.

Disamping itu, kata Tahlis, tujuan kegiatan ini bukan buat pemerintah daerah, namun untuk adik – adik di Bolmong. Sehingga, dari pelatihan ini bisa menciptakan dan mewujudkan Indonesia emas ditahun 2045.

“Bisa jadi 24 tahun yang akan datang, adik-adik sekalian akan  memimpin Kabupaten Bolmong,” kata Tahlis.

Tahlis juga menjelaskan, terkait pendidikan di tengah kondisi pandemi covid-19 yang masih berlangsung, saat ini anak-anak kita masih melakukan metode Daring, entah proses belajar maupun mengajar. Dan ini sering menjadi keluhan siswa-siswi.

Menurutnya, tentu kondisi covid-19 menjadi alasan kenapa pembalajaran dilakukan lewat Daring.

“Keluhan itu, kita bisa lihat dalam bentuk tiktok dan lain media sosial lainnya,” tuturnya.

“Dan bila dipaksakan adik – adik masuk sekolah dalam kondisi saat ini dan terpapar covid-19, tentu ini juga masuk kategori bentuk kekerasan terhadap anak,” sambung Tahlis.

Selanjutnya, Kepala Dinas P3A Bolmong Farida Mooduto mengaku, terlaksananya setiap kegiatan berkat dukungan yang diberikan pimpinan.

“Ini semua tidak lepas dari dukungan yang diberikan pimpinan. Sehingga kegiatan ini berjalan dengan baik,” pungkas Farida.

Diketahui, kegiatan tersebut diselenggarakan Dinas P3A Bolmong, dan dihadiri para siswa SMU dan SMK dalam bentuk forum siswa se-Bolmong, serta para tenaga pendidik.

 

(Yudi Paputungan)

Komentar