Kasus Kebakaran di Bolmong jadi Perhatian Serius Bupati, MoU Daerah Tetangga Diperlukan

BNews, BOLMONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) diminta senantiasa dapat mengakomodasi kebutuhkan masyarakat. Termasuk berkaitan penyelenggaraan pelayanan publik.

Luas wilayah geografis Kabupaten Bolmong sendiri mencapai kurang lebih 30 persen dari Provinsi Sulawesi Utara.

Kendati begitu, peran pemerintah daerah dituntut harus bisa mengakomodir seluruh pelayanan yang ada.

Misalnya pada pelayanan pemadam kebakaran yang hingga saat ini masih menjadi problem.

Bahkan, Penjabat Bupati Limi Mokodompit sendiri, tak menapik jika Pemkab Bolmong masih mengalami keterbatasan armada pemadam kebakaran.

Baca Juga:Bupati Limi Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Ponompiaan

Ini pun kerap menjadi problem saat melakukan tugas pemadaman di suatu lokasi. Apa lagi daerah Dumoga Raya atau di wilayah Pantura.

Sarana dan prasarana pemadam kebakaran saat ini, belum mampu mengcover 15 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bolmong.

Alasannya, tentu jangkauan wilayah perwilayah yang cukup luas.

Sehingga, saat peristiwa kebakaran terjadi, masyarakat harus bekerja ekstra bergotong royong memadamkan api dengan alat seadanya.

Namun, cara tersebut tak efektif. Berapa banyak warga yang hanya bisa pasrah rumah meraka hangus terbakar.

Sehingga itu, berbagai kasus kebakaran yang kerap terjadi di wilayah Kabupaten Bolmong, menjadi perhatian serius Bupati Limi Mokodompit.

Baca Juga:Tenaga Honorer Pemkab Bolmut Akan Dirumahkan? Ini Penjelasan Kepala BKPP

Untuk menuntaskan persoalan kasus-kasus kebakaran tersebut, salah satu skema yang akan dijalankan Bupati yakni menjalin kerja sama dengan daerah tetangga.

Selain, bertahap melengkapi armada, Pemkab Bolmong sendiri bakal melakukan kerja sama secara sinergitas.

Ini dimungkinkan, sebagai upaya dalam penanganan kebakaran dengan reaksi cepat.

Ia menerangkan, mekanisme ini adanya kerjasama dengan daerah tetangga seperti Kabupaten Bolsel, Bolmut dan Minahasa Selatana.

“Misalnya, jika ada peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Dumoga, maka yang paling dekat adalah Kabupaten Bolsel. Selanjutnya untuk wilayah Pantura diketanya Kabupaten Bolmut. Begitu juga dengan wilayah yang berbatasan dengan Minsel yakni Kecamatan Poigar,” terang Bupati. Sabtu 14 Januari 2023.

Baca Juga:Korban Terseret Ombak di Pantai Buko Tidak Ditemukan, Tim SAR: Operasi Dihentikan

Nanti juga, lanjutnya, Pemkab Bolmong akan membuat kerjasama dalam bentuk MoU bersama daerah tetangga.

“Ini dengan harapan penanganan bencana, khususnya kebakaran mendapat reaksi cepat dari daerah tetangga,” tutur Bupati Limi.

Terkait teknis penempatan armada sendiri, akan diatur bersama.

“Nanti kita atur bagaimana yang baik untuk wilayah. Pada prinsipnya penanganan kebakaran cepat teratasi. Terlebih untuk Dumoga Raya itu harus ada,” tandas Bupati.

Sementara itu, Anshar Morad salah satu warga Dumoga berharap, kebijakan yang dilakukan Bupati Limi Mokodompit, segera terlaksana.

Namun, dirinya berharap, jika satu Kecamatan baiknya bisa memiliki satu armada pemadam kebakaran atau Damkar.

Hal itu lantaran jarak antara satu Kecamatan dengan kecamatan lain cukup jauh.

“Kalau bisa satu Kecamatan ada satu unit armada Damkar, sebab jarak setiap kecamatan cukup jauh, bila sewaktu-waktu terjadi kebakaran proses penanganan cukup cepat,” kata dia.

Kendati demikian, ia sangat meyakini langkah yang diambil Bupati, tentu untuk kebaikan masyarakatnya.

Penulis: Wahyudy Paputungan

Komentar